Synopsis – Molly Moon and The Incredible Book of Hypnotism

Molly Moon sejak dia masih kecil ia tinggal di panti asuhan Hardwick House di kota Briersville  yang dikelola oleh Miss Adderstone, Miss Adderstone adalah wanita yang sangat kejam dan tidak menyukai anak-anak, sehingga sejak kecil Molly Moon di rawat oleh Mrs Trinklebury penjaga anak yang dibayar oleh Miss Adderstone, dan Molly hanya memiliki satu teman di panti asuhan itu yaitu Rocky, Molly suka melamun sampai dia lupa akan dirinya ada dimana(atau disebut keadaan  trance)

Pada suatu pagi Molly terbangun dari tidurnya oleh suara keras bel Hazel anak terjahat di panti asuhan tersebut, Molly begegas pergi sekolah karena hari ini ada tes mengeja, seperti biasa Molly terlambat sampai di sekolah, Molly pun gagal melakukan tes tersebut. Setelah itu Molly dan Rocky berganti Pakaian untuk mengikuti lari lintas alam,di tengah perjalanan Molly menyerah dan tidak mau berlari lagi, Rocky tidak suka melihat Molly cepat menyerah dan Rocky membentak Molly agar dia tidak cepat putus asa, dan mereka akhirnya bertengkar, Molly lari meninggalkan Rocky yang melanjukan lomba tersebut.
Molly ternyata pergi ke Perpustakaan Briersville untuk menenangkan diri karena disanalah satu-satunya tempat yang paling tenang di kota Briersville, setelah Molly masuk ke dalam Perpustakaan Pustakawati disana mengira Molly adalah Rocky. Molly bertanya dalam hatinya pasti akhir-akhir ini Rocky menghilang karena dia pergi kemari. Tapi kemudian datang seorang Profesor bernama Nockman, dia mengomeli Pustakawati itu karena si Pustakawati itu tak menemukan buku yang dicarinya, buku berawalan H dan pengarangnya Logan, Molly berpikir buku itu pasti hebat sekali sampai dia memarahi si Pustakawati tersebut, setelah Prof. Nockman pergi dar perpustakaan Molly menemukan buku yang berjudul Ypnotism, ternyata buku itu berjudul Hypnotism dan karangan Dr. H. Logan huruf H-nya tadi tidak kelihatan karena sampulnya sedikit rusak, Molly segera menyembunyikan buku tersebut dan kembali ke Hardwick House.
Keesokan harinya Molly pura-pura sakit agar dia tidak sekolah dan bisa mempelajari buku tersebut, ternyata buku ini berisi tentang cara-cara menghipnotis, Molly dengan mudahnya mempelajari buku tersebut dan sekarang Molly sudah siap untuk mempraktekan buku tersebut. pada saat anak-anak berkumpul  Miss Adderstone mengumumkan kepada anak-anak “Besok akan datang tamu dari New York untuk mengadopsi salah satu dari kalian dan ada lomba bakat anak-anak di kota ini bagi yang mau ikut silakan berlatih” dan Miss Adderstone memberikan waktu untuk anak yang ikut lomba bakat berlatih.
 Pagi hari datang kembali, hari ini Molly masih pura-pura sakit, setelah anak-anak yang lain dan Miss Adderstone pergi. Molly mencoba mempraktekan Pelajaran Menghipnotis hewan, pertama dia mendatangi Petula yaitu Anjing Pug milik Miss Adderstone,selanjutnya dia membuat petula masuk kedalam keadaan trance (keadaan dimana seseorang melamun dan lupa akan dirinya),setelah membuat Petula dalam keadaan trance dia memberikan sugesti agar Petula menjadi baik dan berteman akrab dengan Molly, dan setelah Petula bangun dari trancenya Petula menjadi akrab dengan Molly.
Pada jam 4 sore datanglah tamu yang akan mengadopsi anak, mereka disambut baik oleh Miss Adderstone. Molly melihat tamu itu datang, dia mengintip dari jendela dan dia berharap agar dia yang dia adopsi oleh orang tersebut, tapi sayangnya bukan Molly yang dipilih melainkan anak lain.
Molly kembali bangun dari tidurnya pada pagi hari keesokan harinya sekarang dia masih pura-pura sakit, setelah anak-anak lain pergi dia kembali ingin mempraktekan buku tersebut, sekarang adalah pelajaran menghipnotis manusia, dia menemui Edna juru masak Hardwick House yang masakannya selalu tidak enak, dia dengan mudahnya menghipnotis Edna dan membuat Edna menjadi baik dan pada malam harinya dia berhasil menghipnotis Miss Adderstone dan merubah Miss Adderstone menjadi baik juga, Miss Adderstone mengatakan bahwa anak yang diadopsi adalah Rocky
Molly masih marah terhadap Rocky, tapi ia merasa sedih dan ingin menyusul Rocky ke New York dan dia bingung mencari uang untuk ke New York darimana??? Jawabannya adalah lomba bakat anak-anak karena jika menang lomba teersebut akan mendapatkan uang yang cukup untuk pergi ke New York bahkan mungkin lebih. Molly pun memutuskan untuk mengikuti lomba tersebut
Pada saat hari lomba tersebut Molly diantar menggunakan minibus oleh Edna Miss Adderstone dan Petula, sampainya disana Molly mendapat nomor undian 34 atau nomor undian terakhir untuk tampil.
Setelah penampilan anak yang ke 33 Molly siap-siap untuk beraksi, dan sekarang waktunya Molly naik panggungdan beraksi, Molly mulai menghipnotis semua penonton yang ada dengan matanya yang hijau, setelah semua penonton  terkena hipnotis Molly, Molly berkata”kalian akan melihat aku menari dan kalian akan memilih aku menjadi juara di lomba ini” dengan sekali bertepuk tangan semua orang terbangun dan terkagum-kagum kepada Molly, saatnya pengumuman juara tiba, juaranya adalah Molly. Molly sangat senang dan dia mendapatkan hadiah uang sebesar £3000.
Selesai lomba dia pergi ke kota sambil membawa Petula dan buku Hipnotisnya untuk berjalan-jalan dan dia melihat toko yang sepertinya menjual Pendulum(alat untuk menghipnotis), ternyata benar toko itu menjual pendulum dan Molly pun sekarang mempunyai sebuah Pendulum
Bersamaan dengan Molly keluar dari toko itu Prof. Nockman masuk ke toko itu, Prof. Nockman ingin membeli barang yang ada hubungannya dengan hipnotis disana, dia disana membeli kacamata antihipnotis yang ditawarkan oleh pedagang disana, dan pedagang itu mengatakan bahwa tadi ada anak kecil yang membeli pendulum disini, Prof. Nockman pun berpikir anak kecil itu membawa buku  dan dia membeli pendulum??? Pasti buku itu buku yang kucari!!!
Prof. Nockman pun bergegas mengejar anak kecil itu. Di luar toko dia melihat anak kecil itu sedang naik minibus dan dia melihat anak itu membawa anjing dan paspor, Prof. Nockman berpikir pasti dia akan pergi ke Bandara. dan Prof. Nockman mengejar anak kecil itu dengan taksi.
Molly akan pergi ke bandara untuk menyusul Rocky di New York, setibanya di Bandara Molly membeli tiket untuk pergi ke New York  dengan cara menghipnotis petugas maskapai yang melayani pembelian tiket karena Molly tidak cukup umur,
Setelah pesawat Molly terbang  Prof. Nockman datang dengan tersengal-sengal. di meja tiket pas sedang penjaganya mengangkat telepon di belakang dia melihat ada catatan pembelian tiket ke New York atas nama M.Moon, dia ingin cepat-cepat pergi ke New York tapi pesawat selanjutnya berangkat 5 jam lagi,dia pun bergumam” Awas kau M.Moon”
Molly Moon tiba New York jam 11 malam, Setelah itu Molly Moon dia naik taksi ke Hotel termewah di pusat kota New York yaitu Hotel “The Waldorf” di kota “Mahattan”, sesampainya di hotel Molly menghipnotis resepsoinis Hotel tersebut  supaya dia bisa menginap di hotel tersebut, tapi semua kamar di hotel itu sudah penuh dan yang tersisa hanya kamar yang paling mahal yang pembayarannya $900 per hari, Molly pun memilih kamar itu. Dan ia sangat menikmati kemewahan kamarnya itu yang berbeda jauh dengan di Hardwick House.
Keesokan harinya Molly Moon bangun dan shock akan kemewahan ini lagi, setelah ia selesai sarapan ia menyadari bahwa Hotel ini akan banyak menyedot uang lombanya, Molly pun berpikir bagaimana caranya untuk mencari uang di New York ini.dan dia melihat sebuah progam di TV Charlie Chat, disana ada bintang tamu yaitu Davina Nuttel bintang baru Broadway, Davina menjadi pemeran utama pertunjukan Bintang-Bintang Di Mars, kesuksesannya ini di manajeri oleh Barry Bragg yang kantornya berada di Derry Street, Molly ingin sekali menjadi aktris dan ia memutuskan untuk bertemu dengan Barry Bragg
Kemudian Molly dengan Petula pergi ke Derry Street Menggunkan taksi, Sesampainya di Derry Street dia mencari-cari dimana kantor Barry Bragg, setelah beberapa lama dia  mencari dia menemukan kantor tersebut, dengan mudahnya di bisa melewati resepsionis kantor tersebut dengan Hipnotisnya, setelah Molly bertemu dengan Barry Bragg dia menghipnotis Barry, dan 30 menit kemudian Barry menelpon rixey Bloomy salah satu orang terkenal di New York, dengan perjalanan singkat Rixey datang ke kantor Barry, Barry meyakinkan Rixey bahwa anak kecil dengan pakaian usang ini mempunyai bakat yang luar biasa, tapi Rixey tidak yakin apa yang dikatakan Barry, Molly dengan cepat Menghipnotis mereka berdua dan sekarang ingin menggantikan Peran Devina dan di bayar dua kali lipat bayaran Davina, Molly juga memintakan Petula dapat peran juga dan semua tagihannya di hotel di bayar. Mereka berdua menganguk seperti sebuah boneka
Hari ini Molly senang sekali ia menghabiskan sepanjang waktu sorenya untuk mencoba semua baju yang di belikan oleh Rixey, ia pun ingin menceritakan semua ini kepada Rocky, mungkin Rocky sudah menelepon Miss Adderstone dan meninggalkan alamat barunya? Kemudian Molly menelepon panti asuhan dan yang mengangkat adalah Gerry,ternyata Miss Adderstone dan Edna sudah pergi dari panti asuhan dan Molly meninggalkan nomor telepon Hotel Waldorf di Gerry agar jika Rocky menelpon, Rocky bisa menghubungi Molly
Di kejauhan Prof. Nockman sedang tertidur,mendengkur di sebuah kamar, menunggu surat kabar terbaru, ia yakin M.Moon pasti akan muncul di surat kabar cepat atau lambat karena M.Moon telah melakukan sesuatu yang amat besar.
Teater Manhattan, adalah tempat laithan Molly yang dimulai pukul 10 setiap harinya, Molly berlatih menari, menyanyi dan posisinya saat pentas tapi pada hari ketiga latihan Davina datang ke tempat itu dan marah-marah terhadap Molly yang mencuri kariernya, Molly berusaha menhipnotis Davina tapi ternyata mata Davina secara tidak sadar mempunyai bakat Hipnotis, dengan dengan mata bervoltase tinggi akhirnya Molly bisa mengalahkan Davina. Sementara itu Nockman sedang membaca surat kabar tentang bintang baru yaitu Molly.Moon,Nockman pun tahu sekarang Molly Moon yang di temuinya di Briersville dengan membawa buku hipnotisnya.
Setelah tiga minggu berlatih, sekarang pertunjukan Bintang-Bintang Di Mars diadakan, dua puluh menit sebelum pertunjukan itu mulai Molly sangat gugup sekali karena tak yakin bisa melakukan ini, dan pada saat pertunjukan dimulai Molly berhasil melakukanya dengan baik, Molly berhasil menghipnotis semua orang, dan semua orang sekarang mengagumi Molly. Tapi pada saat acara sudah selesai, Petula diculik oleh Nockman.
Esoknya Molly sangat sedih dan kesepian dan berita hilangnya petula disiarkan dimana-mana, malam harinya Molly menerima telpon dari seseorang yang miterius, dia bilang petula ada bersamanya tapi ia ingin bertemu dengan Molly jam 18.30 di Tribun Musik di Central Park, Molly pun bergegas ke Central Park, setelah Mollly sampai di Tribun musik, ia melihat sesosok pria sedang membawa kalung Petula,
Molly berusaha Menghipnotis Laki-laki tersebut tapi dia sudah memakai kacamata antihipnotis dan earphones sehingga Molly tidak bisa menghipnotis laki-laki tersebut, laki-laki itu adalah Nockman dan dia mengancam agar Molly menuruti permintaanya jika tidak Molly tidak akan melihat Petula lagi, Permintaan pertama adalah ia ingin bukunya Hipnotis itu. Dan yang kedua adalah merampok Bank Shoring.
Molly mengalami kebingungngan yang sangat besar, karena saking bingungnya saat perjalanan pulang ia membuang Pendulumnya ke dalam sumur dan berharap Rocky berada di sampingnya sekarang. Sesampainya dirumah Molly bertemu dengan Rocky di lobi hotel, Molly senang karena bisa bertemu dengan Rocky disaat yang tepat dan di kamar hotelnya Molly menceritakan semua yang terjadi dari mulai saat mereka bertengkar di lomba lari lintas alam sampai sekarang.
Seketika Rocky menepuk tangannya dan dengan sekejap dinding hotel itu berubah menjadi hutan tempat lomba lari lintas alam dulu, Rocky bilang bahwa Molly telah dihipnotis oleh Rocky dan semua pengalaman Molly di New York adalah imajinasi Rocky dan Imajinasi Molly, perasaan sedih Moly mendadak menghilang dan Molly menjadi gembira kembali dan berpikir semua kejadian yang terjadi di New York adalah Palsu
Dan kemudian hutan itu berubah kembali menjadi hotel, Molly bingung dia tidak tahu mana yang asli dan mana yang palsu, Rocky bilang yang Asli adalah New York bukan Briersvile, Rocky menghipnotis Molly tadi. Saat itu Molly sadar bahwa Rocky seorang Penghipnotis juga, Rocky belajar Hipnotis dari halaman-halaman yang ia robek dari buku Hipnotisn Molly, dan Rocky adalah Penghipnotis spesialis menggunakan suara dan Molly adalah Penghipnotis spesialis menggunakan Mata
Molly kembali memikirkan Petula dan mungkin aksi pencurian akan dilakukan lusa  Rocky punya ide untuk Melawan Nockman tapi ide ini belum tentu berhasil kata Rocky
Keesokan harinya Molly terkejut karena dia disuruh mencuri bang hari ini, setelah mereka tiba di Bank Shoring mereka segera menghipnotis semua pegawai bank dan para nasabah yang datang, Molly pun berhasil melakukan ini dengan baik, dia membawa semua hasil curiannya dengan sebuah truk ke sebuah gudang milik Nockman.
Setelah sampainya di gudang Molly menyerahkan semua barang yang dicurinya dan termasuk buku hipnotisnya, Nockman pun membawa kabur semua barang itu, ke sebuah gudang yang bernama Gudang Brooklyn dimana dia menyekap Petula disana, Rocky mengikuti Nockman yang bersembunyi di dalam truk itu tapi akhirnya Rocky kepergok dan dia disekap juga oleh Nockman.
 Molly juga mengikuti Nockman dengan menggunakan taksi, sesampainya di Gudang Brooklyn Molly membuat keributan sehingga Nockman mengira dia adalah polisi, Nockman pun kabur dari sana dan akhirnya Molly bisa bertemu dengan Petula dan Rocky yang disekap dalam ruang bawah tanah bangunan tersebut, Molly sangat senang sekali karena dia Petula sudah kembali.
Nockman kabur menggunakan truk yang berisi barang curiannya, dia mengantuk dan dia memutuskan untuk memutar lagu yang ada di dalam tape mobil itu, tapi dalam tape itu terdapat kaset rekaman suara Rocky untuk menghipnotis Nockman, Nockman pun terhipnotis oleh kaset itu, kaset itu menyuruh Nockman agar kembali ke Gudang Brooklyn, Nockman dengan segera kembali ke  Gudang Brooklyn.
Sesampainya Nockman, Molly dan Rocky sudah menunggu dia disana, Molly mengambil kembali buku Hipnotisnya dari Nockman, Molly juga mengembalikan semua harta curianya dengan cara memasukanya kedalam 25 patung jembalang(patung seperti celengan kosong di dalamnya) dan menaruhnya terpencar di seluruh penjuru kota Mahhattan, kemudian dia menelepon Polisi dan mengatakan kalau semua harta yang dicuri berada di 25 patung jembalang di seluruh Kota Mahattan tentunya dengan nama samaran.
Kesokan harinya Molly melihat acara di TV yang memberitakan bahwa semua barang yang dicuri dari Bank Shoring semuanya telah kembali, Polisi menemukannya di dalam 25 patung jembalang.
Molly sekarang tidak suka dengan kehidupannya karena dia merasa bersalah terhadap orang yang ditipunya, dia berpikir dirinya tidak jauh persis dengan Nockman, terutama Davina karena dia telah mencuri perannya. Dia pun memutuskan pulang ke Briersville karena dia lebih suka kehidupannya di Briersville
Setelah Molly  mengucapkan selamat tinggal kepada seluruh teman-temannya di New York dan mengembalikan perannya kepada Davina, Molly pergi kebandara bersama Rocky, Petula dan Nockman yang sudah menjadi baik karena telah dihipnotis Molly, saat di pesawat dia dan Rocky berjanji tidak akan menggunakan untuk menghipnotis orang.
Sesampainya di Hardwick House dia mendapati bangunan ini kacau, berantakan dan bau, anak-anak disana semuanya kelaparan karena Miss Adderstone dan Edna sudah meninggalkan tempat tersebut, Molly menelpon  Mrs Trinklebury yang sudah dipecat Miss Adderstone untuk datang kesana, Mrs Trinklebury membuat suasana di sana menjadi lebih baik, semua orang yang ada di Harwick House menjadi bahagia sekarang sehingga Mrs Trinklebury mengubah nama Harwick House menjadi Happiness House.

Molly pun Mengembalikan buku hipnotisnya ke perpustakaan Briersville ternyata Pustakawati yang menjaga perpustakaan itu adalah cucu dari Dr. Logan yang membuat buku hipnotis Molly dan Pustakawai itu yang menghipnoptis Molly untuk menemukan buku itu, Molly kembali pulang ke Happiness House, Molly mersa bahagia sekarang karena pengalaman yang didapatkannya setelah ia menemukan buku itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s